Panduan dan Tips Memulai FB Marketing Untuk Pemula

Tertarik untuk menjadi seorang Facebook marketer? Di sini, kami akan menjelaskan tips dan panduan bagaimana memulainya. Cocok sekali untuk pemula yang baru terjun. Kami akan mengulas langkah-langkah awal dan cara memulainya.

Di sini, Anda akan tahu bagaimana cara memulai dan mengoptimalkan bisnis melalui Facebook. Sehingga, Anda tidak akan bingung  apa yang harus dilakukan pada saat pertama kali melakukan pemasaran di FB.

Baca juga: Usaha Kecil yang Menjanjikan di Masa Depan dengan Modal Online Doang

Panduan Memulai Memasarkan Produk atau Layanan di FB

Source: Pixabay.com

Memulai melakukan pemasaran di FB tergolong sangat mudah. Meski di masa yang akan datang, Anda harus memiliki strategi yang jitu untuk pemasaran. Untuk memulainya, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Tentukan Produk atau Layanan yang Akan Dipasarkan

Tentukanlah dari awal apa yang ingin dipasarkan. Baik itu berupa barang maupun layanan, carilah yang menurut Anda cocok. Dengan menentukan apa yang akan dipasarkan, Anda akan mudah mencari customer potensial.

Sekedar informasi, ada banyak barang dan layanan yang bisa Anda tawarkan. Carilah sesuai passion Anda.

2. Buat Facebook Fans Page dan Marketplace

FB Fans Page bisa digunakan untuk menjaring customer potensial Anda. Bisa juga digunakan untuk pemasaran langsung. Melalui Fans Page, Anda pun bisa melakukan promosi secara kreatif. Misalnya, melalui sebuah konten video, tulisan yang bersifat soft selling, dan lainnya.

Sementara FB marketplace, bisa digunakan untuk pemasaran langsung. Anda tinggal mengunggah foto produk yang akan dijual melalui fitur ini.

3. Buat Desain yang Menarik

Desain yang dimaksud meliputi berbagai macam hal. Mulai dari logo untuk foto profile, desain untuk cover Facebook, dan kebutuhan pemasaran maupun promosi. Desain akan membuat perusahaan Anda lebih profesional. Bahkan, desain cukup berpengaruh terhadap penjualan.

Desain bisa Anda buat sendiri. Atau, percayakanlah kepada ahlinya jika ingin hasil yang maksimal.

4. Tulis Informasi Bisnis Secara Lengkap

Tulislah informasi yang lengkap pada akun Fans Page atau yang digunakan untuk marketplace. Informasi sangat penting bagi customer. Terutama informasi yang bersifat fundamental seperti alamat dan nomor kontak.

Tulis juga informasi terkait  bisnis Anda pada akun Fans Page. Dengan begitu, pengguna FB yang melihat profile Anda bisa mengenal perusahaan secara mudah.

5. Memulai Pemasaran

Setelah semua siap, selanjutnya Anda bisa melakukan pemasaran. Caranya tergolong cukup beragam. Mulai dari mengunggah gambar produk, hingga video pada akun Fans Page. Pastikan gambar produk atau layanan Anda menarik.

Anda bisa memasarkan produk melalui gambar dengan desain yang relevan dan keren. Tujuannya agar menarik pelanggan. Jangan lupa juga untuk membuat kata-kata marketing pada deskripsi.

Baca juga: Cara Efektif Bikin Promo Bisnis Modal Kecil

Panduan Mengelola Fans Page Facebook untuk Pemula

Source: Pixabay.com

Kebanyakan pemula, bingung apa yang harus dilakukan setelah membuat Fans Page. Nah, berikut ini, kami akan memaparkan langkah-langkah mengelola Fans Page agar mudah berkembang.

1. Gunakan Nama Fans Page Perusahaan

Sejatinya, Fans Page harus diberinama perusahaan. Namun, sebagian pengguna mengawalinya dengan menggunakan nama lain. Seperti nama artis, atau nama-nama terkenal lainnya.  Setelah Fans Page memiliki banyak follower, like, dan komen, kemudian diganti dengan nama perusahaan.

Namun, kami menyarankan nama brand atau perusahaan sebagai opsi pertama. Karena, opsi menggunakan nama artis, kemudian diganti, memiliki cukup banyak kekurangan. Contohnya, follower yang perlahan berkurang karena Fans Page-nya tiba-tiba berubah.

2. Panduan Update Status untuk Pemasaran

Update status di Fans Page Facebook jelas berbeda dengan akun pribadi. Semua yang Anda bagikan, tentu harus berkaitan dengan bisnis Anda. Kenalkan produk maupun layanan melalui sebuah gambar dan tulisan pada kolom posting-an.

Sekali-kali, buatlah konten yang bersifat soft selling. Misalnya, Anda adalah penjual kaos original dari berbagai brand. Buatlah konten artikel berupa panduan tips membedakan kaos asli dengan yang palsu untuk brand tertentu. Di akhir artikel, arahkan pembaca untuk membeli di tempat Anda yang terbukti keasliannya.

Artinya, postingan yang Anda bagikan tidak harus terus-terusan berjualan. Kombinasikan juga dengan postingan yang memberi benefit bagi para audiens.

3. Terus Tingkatkan Jumlah Follower, Like, dan Komen

Follower, like, dan komen, merupakan unsur yang paling vital dalam membangun Fans Page. Untuk meraihnya, dibutuhkan perjuangan keras, sabar, dan konsisten. Selain itu, buatlah postingan yang menarik. Itulah kenapa kami menyarankan Anda untuk sering mem-posting konten yang bermanfaat.

Konten yang memberi benefit bagi audiens, kemungkinan mendapatkan like dan komen semakin besar. Selain itu, postingan Anda pun kemungkinan akan mendapatkan share dari para audiens.

Selain itu, promosikan juga Fans Page yang telah dibuat. Dengan begitu, akun Fans Page akan mudah dikenal oleh banyak orang.

4. Gabung di Grup Facebook Aktif

Carilah grup Facebook yang relevan dengan bisnis Anda. Contoh, Anda adalah penjual spare part atau aksesoris mobil. Bergabunglah di grup-grup hobi kendaraan roda empat tersebut. Pastikan juga Anda memilih grup dengan anggota yang aktif setiap hari.

Ketahui juga apakah di grup tersebut boleh beriklan atau tidak. Tujuannya agar Anda tidak dikeluarkan dari grup tersebut. Jika diperbolehkan, postinglah produk yang Anda pasarkan di grup tersebut. Namun, jangan terlalu sering agar tidak dinilai spam.

5. Selalu Berinteraksi dengan Follower dan Anggota Grup

Bangunlah interaksi dengan follower dan sesama anggota grup yang Anda ikuti. Cara membangun interaksi dengan follower adalah dengan mencari tahu apa yang mereka inginkan. Kemudian, bangunlah sesi tanya jawab dengan mereka. Tujuannya agar Anda bisa tahu apa yang mereka inginkan. Karena, follower adalah customer Anda.

Untuk membangun interaksi di grup, cukup dengan aktif berkomentar. Namun, bukan jenis komentar yang bersifat pemasaran, ya. Contohnya, ada anggota grup yang menanyakan hal tertentu. Jika Anda tahu jawabannya, silahkan jawab pertanyaan mereka sampai mereka mendapatkan solusi dari permasalahannya.

Selain cara-cara di atas, bangunlah interaksi dengan cara lain. Karena, hal tersebut akan mempermudah bisnis Anda.

6. Gunakan Facebook Ads (Opsional)

Cara ini bagi Anda yang sudah mantap dalam budgeting untuk beriklan. Karena, Facebook Ads adalah layanan berbayar dari Facebook. Poin ini bersifat opsional. Namun, penting juga diketahui oleh pemula.

Facebook Ads mampu menjangkau audiens potensial. Tayangan iklan Anda di Facebook akan menjangkau ribuan pengguna. Untungnya lagi, ribuan audiens tersebut adalah customer yang tertarget. Contohnya, Anda beriklan spare part motor, maka yang melihatnya adalah mereka yang sedang membutuhkannya.

Cara ini sangat ampuh untuk meningkatkan follower, like, komentar, share, hingga penjualan. Terkait biaya, Anda bisa menyesuaikannya dengan kemampuan.

Baca juga: Menggabungkan Social Media Marketing dan Whatsapp Marketing

Kesimpulan

Semua orang akan gagap waktu pertama kali memulai bisnis. Termasuk bisnis yang dikembangkan secara online, tidak terkecuali di Facebook. Pemaparan di atas akan memberi pengetahuan langkah-langkah awal untuk memulainya.  Karena, awal membangun bisnis adalah pondasi. Jadi, pahami bagaimana cara memulainya.

Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan berbisnis Anda. Selamat mengawali bisnis, dan jangan lupa untuk tetap konsisten dalam menjalankannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *